Loko Tebu SGN, Maniskan Surabaya Vaganza
SURABAYA (15/05/2024) - Kendaraan yang dihias menyerupai Loko uap milik PT Sinergi Gula Nusantara
(SGN) anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan turut memaniskan
ajang Surabaya Vaganza Minggu (27/05) di Surabaya. Kendaraan jenis dump
truck itu disulap menjadi loko uap yang menarik lori berisi tebu
seolah-olah sedang berjalan melewati taman bunga.
"Bangsa asing tertarik datang ke
Nusantara karena kita kaya akan sumber daya, cengkeh, mineral dan salah satunya
gula, emas putih yang manis. Ratusan pabrik gula pernah didirikan di Nusantara,
bahkan kita pernah berpredikat sebagai eksportir gula saat itu. Peran penting
lokomotif uap sebagai alat transportasi pengangkut tebu dan produk gula kami
angkat dalam Surabaya Vaganza", ungkap
Wakhyu Priyadi Siswosumarto Corporate Secretary yang turut hadir dalam
acara tersebut.
Menurut Wakhyu selain peran penting loko
dalam industri gula serta kuatnya legenda dan historis loko uap menjadikan
pihaknya menyajikan dalam even rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Surabaya ke
731. "Di wilayah Surabaya dulu juga pernah ada pabrik gula, historis
loko uap kami hadirkan bagi yang pernah melihat suasana pabrik gula pada
masanya, memoriable dan kaum muda untuk bisa mengenalnya. Terlebih loko ini
bagian dari sejarah perkeretaapian di Indonesia", jelasnya lebih
lanjut.
Pihaknya menjelaskan peran SGN sebagai salah
satu Program Strategis Nasional (PSN) pemerintah untuk percepatan pencapaian
swasembada gula nasional. "SGN anak perusahaan BUMN hasil penggabungan
seluruh Pabrik Gula PTPN Group yang berjumlah 36 Pabrik Gula di seluruh
Indonesia dimana 24 Pabrik Gula nya di wilayah Jawa Timur. Sebagian besar PG
pada zaman Belanda dan sudah nasionalisasi menjadi milik Indonesia pada tahun
50-an.", kata Wakhyu.
Saat ini beberapa pabrik gula SGN sudah
memulai giling untuk memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat, yakni PG
Kwala Madu Sumatera Utara, PG Rendeng dan PG Mojo di Jawa Tengah, PG
Ngadiredjo, Gempolkrep, Assembagus dan Pradjekan di Jawa Timur. "Beberapa
pabrik gula SGN sudah mulai giling, proyeksi giling tebu 13,5 juta ton dan
produksi tahun 2024 sebesar total 992 ribu ton gula kristal putih untuk
memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat," tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut, SGN memberikan
gula NUSAKITA kepada Walikota Surabaya sebagai bagian dari kebanggaan bersama
hasil kebun sendiri dan hadiah ulang tahun Surabaya. Selain itu walikota
membubuhkan pesan semangat kepada SGN di atas kemasan gula NUSAKITA.
Eri Cahyadi Walikota Surabaya berharap melalui kegiatan Surabaya Vaganza semakin memperkuat
persatuan warga Surabaya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak
yang terlibat untuk mensukseskan kegiatan ini.
"Semoga
Surabaya Vaganza ini dapat mempersatukan warga Surabaya. Saya yakin warga Surabaya
mampu menjaga persatuan, warga Surabaya guyub rukun, warga Surabaya saling
menghormati satu sama lain. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang hari ini mensukseskan Surabaya Vaganza. Semoga persaudaraan ini
terus terjalin hingga hari akhir. Bahwa hari ini adalah saksi, bagaimana
kekuatan Surabaya dibangun dari kekuatan rakyat, bukan dibangun dari kekuatan
kekuasaan, bukan dibangun dari kekuatan jabatan tapi kekuatan persaudaraan dan
gotongroyong," ungkap Eri.
Terlihat masyarakat Surabaya
berbondong-bondong memadati area sepanjang rute jalannya pawai budaya dan
kendaraan hias Surabaya Vaganza 2024. Pawai ini mengambil rute yang di mulai
dari Tugu Pahlawan dan berakhir di Alun-alun Surabaya. Ita salah satu penonton mengaku sangat antusias menonton pertunjukan di Parade
Bunga dan Pawai Budaya Surabaya Vaganza,
beberapa kali ia mengabadikan momen melalui gawai miliknya. ”Seru banget,
pesertanya keren-keren, baru kali ini saya melihat lokomotif uap meski replika
dari SGN,” katanya.

Komentar
Posting Komentar